Manfaatkan Kegiatan Sehari-hari Untuk Stimulasi Anak Usia Dini, Bisa?


Sumber: shutterstock.com

Mom, pusing dengan harga mainan edukasi yang harganya tinggi padahal setelah dibeli, anak hanya memainkannya sebentar saja?

Banyak orang tua ingin membeli mainan edukasi dengan harga tinggi demi bisa menstimulasi anak usia dini. Padahal, untuk menstimulasi sang buah hati, tak melulu dibutuhkan mainan edukasi berharga tinggi. Anda bisa memanfaatkan benda atau kegiatan sehari-hari untuk menstimulasi si kecil. Adapun beberapa kegiatan sederhana yang bisa dilakukan untuk stimulasi si kecil antara lain sebagi berikut.

  1. Menyiapkan bahan masakan

Sediakan bahan-bahan memasak dan duduklah bersama. Kenalkan anak nama-nama bahan masakan, serta cara mengolahnya. Anak bisa diajak memetik sayuran hijau seperti kangkung atau bayam, mengupas kulit telur rebus, meremas tahu atau oncom, menumbuk cangkang telur, serta memotong beberapa jenis bahan makanan lunak seperti tahu atau tempe. Anak usia besar bisa didampingi saat menggunakan pisau masak. Sementara anak dengan usia lebih muda bisa menggunakan pisau plastik. Saat menyiapkan bahan masakan, anak-anak mungkin saja memotong bahan dengan ukuran tak seragam, memetik bahan dengan caranya, atau bahkan membuat tempat jadi berantakan. Namun, kegiatan tersebut dapat melatih kemampuan motorik halus dan kasar anak, serta menstimulai pancainderanya.

  1. Menata lemari pakaian

Sekali-kali, tak ada salahnya mengajak anak ikut merapikan isi lemari pakaiannya. Ajak anak mengelompokkan pakaian sesuai jenisnya, mengamati dan mempraktikkan cara melipat pakaian, serta memasangkan sekumpulan kaus kaki yang sebelumnya terpisahkan. Anak dengan usia batita dapat diajak memasangkan kancing dan ritsleting pada baju, serta melipat selimut kecil. Ajak pula anak menata pakaian dalam lemari sesuai inisiatifnya. Anak-anak akan membutuhkan waktu lama untuk mengerjakannya. Tapi tak apa karena melalui  kegiatan tersebut, anak belajar berpikir dan membuat perencanaan.

  1. Merapikan mainan

Secara berkala, ajaklah anak-anak merapikan mainannya. Anak-anak dapat ditugaskan memilih mainan yang masih ingin disimpannya atau mainan yang ingin disedekahkannya. Tak hanya memilih dan memilah, anak-anak juga bisa ditugaskan membersihkan mainan yang sudah nampak kotor. Anda dapat menyediakan lap atau busa dan sabun di kamar mandi, lalu ajak anak-anak membersihkan mainan atau mencucinya. Setelah mainan dibersihkan, ajak anak menata mainan sesuai kelompoknya, misalnya dengan menyatukan mobil-mobilan dalam sebuah wadah. Kegiatan ini bukan hanya akan menstimulasi kemampuan kognitif dan motoriknya, melainkan juga mengasah kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan, dan juga terhadap sesama.

Itulah tiga kegiatan yang bisa menstimulasi kemampuan anak. Mudah dan tentunya murah, bukan?