Lima Cara Seru Ajarkan Angka Pada Anak


Sumber: shutterstock.com

Bunda, seringkali kita dengar larangan bagi anak usia dini untuk belajar berhitung. Padahal, berhitung merupakan kemampuan yang sangat penting bagi setiap anak. Lantas, bolehkah si kecil diajarkan berhitung?

Seyogianya, anak boleh diajarkan berhitung, tetapi harus sesuai dengan tahap perkembangannya. Adapun manfaat mengenal angka bagi anak-anak antara lain melatihnya berpikir secara logis dan sistematis, meningkatkan ketelitiannya, serta membantunya beradaptasi dalam lingkungan sosial.

Memasuki usia 3 tahun, umumnya anak mulai menunjukkan ketertarikan terhadap angka-angka. Hal tersebut tercermin kala ia bisa menyebutkan nama-nama angka, membandingkan ukuran makanannya dengan orang lain (lebih banyak/lebih sedikit), dan menyebutkan urutan angka saat bermain. Saat itu terjadi, kita bisa mulai mengajarkan angka-angka, tentunya dengan cara yang menyenangkan dan tanpa paksaan. Berikut beberapa cara seru yang bisa Bunda terapkan!

  1. Bernyanyi

Kegiatan mengenal angka sambil bernyanyi bisa diterapkan pada anak usia 3-4 tahun. Perdengarkan lagu-lagu anak, baik dengan nyanyian langsung maupun video lagu, lalu ajak anak menyanyikannya bersama-sama. Upayakan Bunda bernyanyi dengan suara nyaring disertai intonasi pada lirik angka. Beberapa lagu yang mengandung angka dalam liriknya antara lain, “Dua Mata Saya”, “Satu Satu Aku Sayang Ibu”, dan “Balonku Ada Lima”.

  1. Menari

Selain bernyanyi, kita dapat pula mengajarkan angka-angka melalui gerak tari. Bunda dapat ciptakan gerakan sederhana berulang pada lagu tertentu. Sebelum mengajak anak menari, ajarkan anak tentang gerakannya. Misalnya, melompat ke kanan dua kali dan bertepuk tangan tiga kali.

  1. Menggambar

Saatnya menggambar! Ketahuilah tema-tema yang sedang si kecil gemari, misalnya tema kendaraan, kerajaan, atau makanan. Lalu, Bunda bisa meminta mereka menggambar benda-benda sesuai banyak angka tertentu. Misalnya, gambar 2 roda sepeda, 3 donat, dan 1 tongkat peri.

  1. Bermain permainan tradisional

Anak usia di atas 4 tahun bisa diajak mengenal angka melalui permainan tradisional. Meski zaman sudah canggih, tak ada salahnya untuk tetap mengenalkan beberapa macam permainan tradisional kepadanya. Pasalnya, dalam beberapa jenis permainan tradisional, anak akan berinteraksi dengan angka-angka. Misalnya, mengurutkan angka dalam permainan petak umpat, menghitung biji congklak dengan teliti saat memasukkannya ke tiap ceruk papan congklak, dan menghitung banyak lingkaran pada dadu tiap kali melemparkannya.

  1. Gunakan media edukatif

Media belajar seperti buku dan kartu edukatif dengan ilustrasi menarik bisa membuat anak antusias belajar angka. Agar bertambah seru, adakan permainan menggunakan buku atau kartu angka. Misalnya, memasangkan kartu dengan benda atau mainan sesuai banyak angka.

Itulah beberapa cara seru mengajarkan angka kepada si kecil. Selamat mencoba!