Puzzle, Satu Permainan Banyak Manfaat


Sumber: shutterstock.com

Satu Permainan dengan banyak manfaat rasanya pantas disematkan pada puzzle! Tahukah, Bunda, kegiatan merangkai puzzle memberikan banyak manfaat, terlebih bagi anak usia dini. Setidaknya, ada lima manfaat yang perlu Bunda ketahui, yakni sebagai berikut.

  1. Melatih daya ingat

Sebelum puzzle diacak, anak akan merekam gambar utuh puzzle. Gambar itulah yang kemudian menjadi panduan anak saat merangkai kepingan-kepingan puzzle hingga rampung. Semakin lama rentang waktu pengerjaan puzzle, semakin terlatih ingatannya.

  1. Mengenal bentuk dan warna

Saat merangkai puzzle, anak akan berusaha mengenali/membedakan bentuk dan warna antara satu keping dengan kepingan yang lain. Anak juga akan mencocokkan kepingan-kepingan puzzle melalui bentuk dan warnanya.

  1. Mencari solusi (Problem solving)

Manfaat lain dari merangkai puzzle adalah melatih anak untuk berpikir kritis. Dengan berpikir kritis, anak belajar untuk tak mudah menyerah kala berhadapan dengan kesulitan. Kemampuan ini tentunya akan bermanfaat saat anak dewasa kelak.

  1. Melatih kesabaran

Tak jarang ada anak yang berteriak atau bahkan menangis saat tak berhasil melakukan sesuatu. Bila demikian, ajaklah si kecil bermain puzzle karena saat merangkai puzzle, anak akan belajar memahami konsep proses.

  1. Melatih fokus/konsentrasi

Kegiatan merangkai puzzle juga melatih anak untuk fokus pada kegiatan yang sedang dikerjakannya. Rutin bermain puzzle akan menambahkan rentang kemampuan konsentrasinya.

Itulah lima dari banyak manfaat yang didapat dari bermain puzzle. Namun, sebelum memberikan puzzle, penting bagi Bunda menentukan puzzle yang tepat. Pasalnya, puzzle yang terlalu mudah tidak akan optimal menstimulasi anak, sedangkan puzzle yang terlalu rumit akan membuat anak frustasi.

Puzzle untuk anak di bawah 2 tahun sebaiknya tak lebih dari 4 potong, serta berukuran besar. Puzzle berkisar 4-9 keping dengan gambar tematik, seperti buah-buahan, kendaraan, atau tokoh kartun, cocok untuk anak usia 2-3 tahun. Sementara anak usia lebih besar, bisa menggunakan puzzle bergambar yang lebih rumit, dengan kisaran 16-20 keping. Selain perihal gambar, pilihlah juga puzzle yang bernilai edukatif.

Sudah siap mengajak si kecil merangkai puzzle? Jangan lupa berikan apresiasi ketika ia berhasil merangkainya, ya, Bunda!