{"id":3532,"date":"2019-07-10T03:33:18","date_gmt":"2019-07-10T03:33:18","guid":{"rendered":"http:\/\/erlanggaforkids.com\/?p=3532"},"modified":"2019-08-01T08:39:42","modified_gmt":"2019-08-01T08:39:42","slug":"mengajarkan-si-kecil-mengkonsumsi-sayur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/2019\/07\/10\/mengajarkan-si-kecil-mengkonsumsi-sayur\/","title":{"rendered":"Mengajarkan si Kecil Mengkonsumsi Sayur"},"content":{"rendered":"<div><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-large wp-image-3533 aligncenter\" src=\"http:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd-1024x682.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"682\" srcset=\"https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg 1024w, https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd-300x200.jpg 300w, https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Mengkonsumsi makanan seperti sayur merupakan hal yang baik bagi si kecil, apalagi sayur memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Namun hal yang menyehatkan ini susah sekali diterapkan dalam kehidupan si kecil. Dengan anggapan sayur itu tidak enak karena rasanya yang pahit. Oleh sebab itu kita perlu mengajarkan si kecil dalam mengkonsumsi sayur, adapun beberapa tips dalam mengajarkan si kecil :<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">1. Memberikan panutan kepada si kecil Jika menginginkan si kecil meyukai sayuran, pastikan kita juga menyukai sayuran. Membiasakan konsumsi <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/49246\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">sayuran<\/a> di rumah dalam menu keseharian agar si kecil mulai mengenal <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/49246\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">sayur<\/a>.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">2. Mengajak si kecil terlibat Ajak si kecil saat berbelanja <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/49246\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">sayur<\/a>, biarkan si kecil memilih <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/49246\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">sayuran<\/a> untuk dimasak, dengan demikian hal tersebut mengajarkan si kecil untuk bertanggung jawab serta memudahkan si kecil dalam mngekonsumsi karena merupakan pilihannya sendiri.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">3. Membuat kreasi menu Saat memasak <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/49246\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">sayur <\/a>yang telah dipilih oleh si kecil, buatlah kreasi sayur yang menarik sebagai contoh wortel dibentuk seperti bunga, brokoli dibuat seperti pohon-pohon yang banyak, selain itu <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/buncis-250gr-enatura\/853248\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">buncis<\/a> juga bisa dimix dengan kentang sehingga membuat perkedel, dan <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/jagung-manis-500gr-enatura\/841295\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">jagung<\/a>dibuat sop. Jadi jika ingin si kecil mengkonsumsi sayur maka kita harus pandai dalam membuat menu, jangan menyajikan yang itu-itu saja.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">4. Jangan paksa menghabiskan makanan Jika dalam mengkonsumsi makanan si kecil tidak menghabiskan, jangan dipaksa untuk menghabiskan karena pengalaman tersebut akan memberikan perasaan yang negative bagi si kecil.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Jangan lupa memberikan imbalan atau hadiah bagi si kecil karena sudah mengkonsumsi <a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/catalog\/sayur-bebas-pestisida\/49246\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">sayur<\/a>, karena itu akan memberikan dampak yang buruk bagi si kecil, kebiasaan tersebut akan membuat si kecil menyukai sesuatu bukan dari hatinya. Mengajarkan si kecil dalam mengkonsumsi makanan sehat sangat penting dilakukan sejak dini karena akan memudahkan so kecil untuk membawa kebiasaan sehat ini seumur hidupnya. Oke moms tips-tips diatas bisa di praktekan mulai dari sekarang, moms juga tidak perlu bingung karena kami memiliki solusi untuk hal diatas cukup buka gadget dan search web<a href=\"http:\/\/www.belanjaorganik.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"> belanja organik<\/a> kebutuhan moms dapat terpenuhi, dengan memperlihatkan jenis-jenis sayur yang kami punya pada si kecil dan kami juga memiliki <a href=\"https:\/\/belanjaorganik.myolsera.com\/catalog\/buku-menu-masak\/151837\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">buku-buku resep makanan<\/a> yang dapat dikreasikan untuk meningkatkan konsumsi makan si kecil.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sumber: <a href=\"http:\/\/www.enatura.co.id\/\">Enatura<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengkonsumsi makanan seperti sayur merupakan hal yang baik bagi si kecil, apalagi sayur memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Namun hal yang menyehatkan ini susah sekali diterapkan dalam kehidupan si kecil. Dengan anggapan sayur itu tidak enak karena rasanya yang pahit. Oleh sebab itu kita perlu mengajarkan si kecil dalam mengkonsumsi sayur, adapun beberapa &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/2019\/07\/10\/mengajarkan-si-kecil-mengkonsumsi-sayur\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Mengajarkan si Kecil Mengkonsumsi Sayur<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3533,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_regular_price":[],"currency_symbol":[],"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[4],"tags":[],"post_slider_layout_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd-150x150.jpg",150,150,true],"post_slider_layout_landscape_large":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg",1024,682,false],"post_slider_layout_portrait_large":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg",1024,682,false],"post_slider_layout_square_large":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg",1024,682,false],"post_slider_layout_landscape":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg",600,400,false],"post_slider_layout_portrait":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg",600,400,false],"post_slider_layout_square":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg",600,400,false],"full":["https:\/\/erlanggaforkids.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/asd.jpg",1024,682,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3532"}],"collection":[{"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3532"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3532\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3553,"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3532\/revisions\/3553"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3533"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/erlanggaforkids.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}